Sambit — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Al-Faqih resmi memulai pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Nahdlatul Ulama (UAMNU) hari ini, Jum’at (2/5), yang bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan ujian ini dijadwalkan berlangsung selama 8 hari ke depan, melibatkan seluruh siswa kelas akhir yang tengah menempuh jenjang akhir pendidikan dasar di madrasah tersebut.

Kepala MI Ma’arif Al-Faqih, Bandi, M.Pd.I, menyampaikan bahwa pelaksanaan UAMNU tahun ini menjadi momentum penting bagi siswa untuk mengukur capaian belajar sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter yang selama ini diajarkan di madrasah. “Kami berharap anak-anak dapat mengikuti ujian ini dengan sungguh-sungguh, sekaligus menjadikan momentum Hardiknas sebagai semangat untuk terus belajar dan berprestasi,” ujar Bandi dalam sambutannya pagi tadi.

Dalam pelaksanaannya, UAMNU di MI Ma’arif Al-Faqih juga didukung penuh oleh para guru, komite madrasah, dan orang tua siswa. Selain ujian akademik, madrasah ini juga mengadakan kegiatan doa bersama guna memohon kelancaran selama pelaksanaan ujian berlangsung. Suasana di lingkungan madrasah tampak penuh semangat, dengan para siswa yang hadir sejak pagi hari mengenakan seragam rapi, siap menghadapi soal-soal ujian yang sudah disiapkan oleh panitia.

Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, MI Ma’arif Al-Faqih berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, baik dari sisi akademik maupun penguatan karakter siswa. Pihak madrasah juga berharap hasil UAMNU tahun ini dapat menjadi tolak ukur bagi perbaikan metode pembelajaran di masa mendatang, sehingga lulusan MI Ma’arif Al-Faqih mampu bersaing dan berkontribusi positif di jenjang pendidikan berikutnya.